UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa) YANG BERASAL DARI KABUPATEN BARRU TERHADAP Candida albicans

 Muthmainnah B*)

 *) STIKES Nani Hasanuddin Makassar

 ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian uji daya hambat ekstrak metanol daun Srikaya  (Annona squamosa) terhadap pertumbuhan jamur penyebab keputihan.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mikrobiologis dari variasi konsentrasi daun Srikaya sebagai anti jamur.Penelitian ini meliputi ekstraksi daun Srikaya secara maserasi dengan pelarut Metanol. Ekstrak dibuat dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% b/v. Penentuan dan pengukuran diameter hambatan yang terbentuk dari ekstrak metanol daun Srikaya terhadap jamur uji yaitu Candida albicans dilakukan dengan menggunakan metode difusi pada medium PDA (Potato Destrose Agar) yang diinkubasi selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Metanol dari daun Srikaya (Annona squamosa) dapat menghambat pertumbuhan jamur penyebab keputihan dalam hal ini Candida albicans pada masa inkubasi 24 jam. Diameter hambatan yang terbentuk pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, kontrol positif dan kontrol negatif masing-masing, yaitu: 10,67 mm, 14 mm, 17,67 mm, 13,3 mm dan tidak terlihat zona hambatan pada kontrol negatif. Dan konsentrasi 15% memiliki zona hambatan paling besar dibanding dengan yang lainnya.

 Kata kunci : Daun Srikaya (Annona squamosa), Antijamur,  Candida albicans.

Untuk Artikel Lengkap Silahkan Klik Disini