ANALISIS KADAR ARTEMISININ DALAM EKTRAK DAUN Artemisia annua DENGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS – SPEKTROSKOPI MASSA (Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS)

 

Ida Adhayanti*)

 

*) Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar

 

ABSTRAK

 

Malaria merupakan penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparum. Tanaman Artemisia annua mengandung artemisinin yang terbukti ampuh terhadap parasit Plasmodium falciparum, utamanya yang telah resisten terhadap klorokuin dan kina. Dengan aktivitas biologi yang sangat bermanfaat ini, maka penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis kadar artemisinin dalam ekstrak daun tanaman Artemisia annua dengan menggunakan metode Kromatografi Gas-Sektroskopi Massa (GC-MS).  Dari hasil penelitian diperoleh kadar artemisinin dalam ekstrak daun Artemisia annua adalah 0,39%. Selain itu juga ditemukan bahwa waktu pengukuran yang lama, yakni 2 jam dari penyiapan sampel akan menyebabkan penurunan kadar artemisinin baik di dalam lautan ekstrak (43,7%) maupunlarutan baku (49,2%). Sehingga pengukuran sebaiknya dilakukan segera setelah penyiapan sampel dengan waktu operasional yang lebih singkat.

Untuk Artikel Lengkap Silahkan Klik Disini