PERBANDINGAN DAYA HAMBAT BEBERAPA SEDIAAN   OBAT KUMUR TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROBA DALAM RONGGA MULUT

 

Hiany Salim*)

 

*) Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

 

ABSTRAK

 

Telah dilakukan penelitian Perbandingan Daya Hambat Beberapa Sediaan Obat Kumur Terhadap Pertumbuhan Mikroba Dalam Rongga Mulut. Penelitian dilakukan dengan  sampel obat kumur A, B, dan C, kemudian membandingkan daya hambat dengan metode difusi menggunakan piper disk medium NA (Nutrien Agar). Hasil pengamatan setelah inkubasi 24 jam diperoleh dengan mengukur diameter zona hambatan, Sampel A=11mm, sampel B=39,3 mm dan sampel C=21 mm. hasil yang diperoleh dianalisi secara statistik menggunakan Anova yang menunjukkan efek yang berbeda antara pemberian sedian obat kumur dengan kontrol negatif (-) (Fh>Ft pada taraf 0,05). Kemudian dilanjutkan dengan uji lanjutan Beda Nyata Terkecil, pada taraf a = 0,05  menunjukkan bahwa semua perlakuan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disimpulkan bahwa  sediaan obat kumur B paling efektif karena mempunyai daya hambat paling besar dan berbeda nyata dengan sediaan obat kumur A dan C.

Kata kunci : daya hambat, obat kumur dan mikroba mulut

Artikel Lengkap Klik di Sini