STUDI INTERAKSI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN USIA LANJUT RAWAT JALAN DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR

H. Asyhari  Asyikin *)

*) Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

 ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian mengenai Studi interaksi obat antihipertensi pada pasien usia lanjut rawat jalan di RSUD Labuang Baji Makassar pada bulan  Agustus  2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pola mekanisme interaksi obat yang terjadi pada pasien usia lanjut rawat jalan. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan melihat catatan rekam medik dari pasien rawat jalan yang menderita hipertensi periode Januari-Maret 2016. Selanjutnya dilakukan deskripsi mengenai penggunaan antihipertensi. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 25 pasien yang telah memenuhi kriteia inklusi. Instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat yaitu Drug Interaction Fact book 4th edition. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 25 pasien hipertensi, terdapat 13 kasus interaksi obat dengan penyakit penyerta lainnya. Dari 13 pasien usia lanjut rawat jalan ditemukan 7 kejadian interaksi secara farmakodinamik dan 6 kejadian interaksi farmakokinetik.Ditemukan 5 jenis obat yang saling berinteraksi yaitu Antasida dengan captopril, Furosemid dengan paracetamol, furosemid dengan captopril, captopril dengan aspilet, dan Captopril dengan Glibenclamid. Penggunaan antihipertensi yang terbanyak adalah golongan Lantagonis Kalsium yaitu sebanyak 13 (41,93%), kemudian ACE Inhibitor sebesar 10 (32,25%), dan Loop Diuretiksebesar 8 (2425,80%).

Kata kunci : Interaksi Obat, Antihipertensi, Usia Lanjut

Artikel Lengkap Klik di Sini