HUBUNGAN KANDUNGAN TOTAL POLIFENOL DAN FLAVONOID TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA KULIT PISANG AMBON (Musa acuminata)

 

Ida Adhayanti*)

*)Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes RI Makassar

 

ABSTRAK

 

                Indonesia merupakan negara dengan paparan sinar matahari yang tinggi. Spektrum sinar matahari yang mempunyai dampak buruk pada kulit adalah sinar ultraviolet yang disebut UVB dan UVA. Saat ini telah banyak dikembangkan penelitian mengenai pencarian bahan alam yang berdaya guna sebagai tabir surya. Senyawa flavonoid dari tanaman diduga bersifat protektif terhadap radiasi sinar matahari. Salah satu tanaman yang kaya akan senyawa flavonoid adalah pisang, Kulit  pisang merupakan limbah organik yang belum banyak dimanfaatkan selain itu penelitian tentang penentuan nilai SPF pada kulit tanaman tersebut, belum begitu banyak dilakukan maka dari itu perlu dilakukan pembuktian ilmiah mengenai aktivitas perlindungan dari sinar UV dari ekstrak kulit pisang  khususnya kulit pisang ambon (Musa paradisiaca L.). Hasil dari penentuan kandungan total senyawa polifenol didapatkan bahwa ekstrak etanol, ekstrak etilasetat dan ekstrak air kulit pisang ambon secara berturut-turut adalah 32,84 ± 0,51, 93,64 ± 0,82, dan 16,56 ± 0,01 mgGAE/g. Kadar kandungan total flavonoid ekstrak etanol, etilasetat dan ekstrak air kulit pisang ambon adalah 12,58 ± 1,29, 47,29 ± 0,44 dan 3,42 ± 0,48 mgQE/g.Terdapat korelasi yang positif antara kandungan total polifenol dan flavonoid terhadap aktivitas tabir surya ekstrak kulit pisang ambon.

 

Kata kunci : Pisang Ambon, Total Polifenol, Total Flavonoid

Artikel Lengkap Silahkan Klik di Sini