PENGARUH PEREBUSAN KECAMBAH KACANG HIJAU (Phaseolus radiates L.) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN dengan METODE DPPH

 

Tajuddin Abdullah*)

 

*) Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes RI Makassar

ABSTRAK

                Pengaruh Perebusan Kecambah Kecambah Kacang Hijau ( Phaseolus radiatus. L) Terhadap Aktivitas Antioksidan dengan Metode DPPH. Kecambah kacang hijau atau touge merupakan sumber makanan yang kaya akan protein, asam amino, aglikon, fitosterol, dan flavonoid. Bahkan nilai gizi kecambah kacang hijau lebih baik daripada nilai gizi biji kacang hijau.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek antioksidan dengan pengaruh perebusan pada kecambah kacang hijau. Penelitian dimulai dengan proses perebusan terlebih dahulu kemudian dilakukan uji efek antioksidan. Proses perebusan dilakukan dengan cara kecambah kacang hijau dibersihkan terlebih dahulu, ditiriskan kemudian ditimbang sebanyak 10 gram kemudian dimasukkan kedalam gelas piala yang berisi air mendidih 50 ml lalu dimasak hingga matang ( 5 menit pada suhu 50º C, 80ºC dan 100ºC)  kemudian hasil rebusan digerus dalam lumpang kemudian disaring dengan kain kasa dan dicukupkan volumenya sampai 100 ml dengan air panas melalui ampas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perebusan kecambah kacang hijau ( phaseolus radiatus.L ) dengan metode DPPH memberikan efek antioksidan pada suhu peredaman 100º C dengan nilai % inhibisi = 0,2454 dan dari hasil analisis menggunakan SPSS menunjukkan hasil yang signifikan.

Kata Kunci : Kecambah kacang hijau ( phaseolus radiatus.L), Antioksidan, DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl).

Artikel Lengkap Silahkan Klik di Sini